Thursday, 23 November 2017
NEWS TICKER
” Serabi Miring ” Panganan Khas yang Ekonomis »  Petugas Pemadam Kebakaran Harus Kenali Sifat – Sifat Api »  Masakan Khas Minahasa Hadir di Kota Tegal »  Wakil Walikota Tegal Berduka »  Kerupuk Mie »  Rias Pengantin dan Foto Studio Kebanjiran Order »  Malam Mingguan di Jantung Kota Tegal ( Bag – 1 ) »  Tegal Laka-Laka »  SDN Kalinyamat Wetan 2 Rekreasi dan Outbond di Bumijawa »  Palang Pintu KA Rusak Tertabrak Motor »  Puluhan Anak Ikuti Sunatan Masal »  Ratusan Siswa SMP Negeri 17 Mencontreng »  Kecintaan Keluarga Bung Karno Pada Batik Tinggi »  Keripik Setan : Keripik dengan Cita Rasa Pedas yang Khas »  Jumlah Penumpang Bus Menurun »  TRC Kenalkan Kelinci Kepada Pengunjung Mall »  Bos Mulyadana Nikahkan Putrinya »  Poci Hidrolik Karya SMK ISTEK Jadi Pembuka Job Maching »  Bakso Tessy »  Ngabuburit Asyik Naik Mobil Gowes » 
 
Home » Featured » Blok C Pasar Pagi Jadi Ajang Mabuk – mabukan
FEATURED

Blok C Pasar Pagi Jadi Ajang Mabuk – mabukan

Friday, 4 May 2012 - 1083 Views

Pasar Pagi , Foto : Humas Kota Tegal

INFOPANTURA.COM – KOTA TEGAL - Sesuai dengan laporan masyarakat dan sejumlah pedagang, blok C khususnya di sector E acapkali digunakan sebagai tempat menginap bagi Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar ( PGOT ). Tidak hanya itu tempat tersebut disinyalir sebagai tempat untuk bermabuk – mabukan.

Menanggapi laporan tersebut Wakil Wlikota Tegal H. Habib Ali Zaenal Abidin Kamis ( 3/5 ) langsung melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Pada kesempatan itu Habib menegaskan Blok C pasar pagi Kota Tegal harus disterilkan dari PGOT demi keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu Satpol PP yang bertugas di Pasar pagi agar lebih meningkatkan keamanan.

“ Demi keamanan dan ketertiban, kompleks pasar pagi harus bersih dari PGOT. Dan kepada Satpol yang bertugas dilokasi untuk terus meningkatkan keamanan “ kata Wakil Walikota.

Selain itu Habib juga menghimbau kepada para pedagang untuk segera melaporkan kepada Satpol PP atau langsung kepada pihak kepolisian jika merasa mendapatkan gangguan atau aksi kejahatan lain. Hal ini disebabkan saat Tegal Gubug digelar pada hari rabu dan minggu aksi kejahatan seperti pencopetan semakin meningkat.

Sementara itu, Ruswiyanto, penjaga toilet umum di blok C sector E membernarkan jika banyak pengamen atau pengemis yang singgah di Blok C pada siang hari. Namun dia tidak menemukan PGOT menginap di lokasi tersebut.

“ Rata – rata pengamen atau gelandangan yang singgah hanya sekedar beristirahat atau mandi di toilet tetapi untuk menginap hal itu tidak bisa dilakuakn karena setiap pukul 16.30 pintu masuk pasar pagi sudah dikunci semua “ kata penjaga toilet yang sudah bekerja lebih dari 6 tahun. [teguh@infopantura.com ]

Related Post
RSPFM

 
Page: /blok-c-pasar-pagi-jadi-ajang-mabuk-mabukan/ :